PD Tamansari Bagikan Bansos Daging dan Ati Ampela Sebanyak 2,7 Ton

PD Tamansari Bagikan Bansos Daging dan Ati Ampela Sebanyak 2,7 Ton

PD Rumah Potong Ayam (RPA) Tamansari  memberikan bantuan sosial (bansos) berupa paket ayam dan ati ampela sebanyak 2,7 ton ke 270 pondok pesantren di wilayah Kota Tasikmalaya.

PD Tamansari merupakan cabang dari RPA Sukahati Chicken Processing, perusahaan yang bergerak dibidang pemotongan ayam yang menghasilkan produk berupa ayam potong karkas yang berkualitas. 

Pembagian ayam dan ati ampela yang dilakukan PD Tamansari bukan hanya pada saat pandemi saja, namun kegiatan tersebut sudah menjadi agenda rutin perusahaan. Dalam kurun waktu sekitar 4 bulan PD Tamansari sudah membagikan kurang lebih 30 Ton.

Hal itu disampaikan H Ujang Supritana selaku Tim Kerohanian PD Tamansari kepada SIberita.id disela kegiatan bansos, bertempat di PD Tamansari Jalan KH. EZ. Mutaqin Kota Tasikmalaya pada Rabu, 28 Juli 2021.

"Pembagian ayam dan ati ampela tidak semata-mata saat pandemi saja, tetapi sudah menjadi rutinitas perusahaan membagikan bantuan kepada warga tidak mampu terutama di wilayah Kota Tasikmalaya termasuk ke pondok pesantren," ucapnya.

Lanjut ujang, pembagian bansos ke pondok pesantren ini, merupakan pembagian tahap kedua. 

"Rencana pembagian ke 270 pondok pesantren, Ahamdullilah ini berjalan tahap kedua sudah tersalurkan ke 120 pondok pesantren, yang rata-rata itu mendapatkan 1 kwintal per pondok pesantren," ungkapnya. 

Selain pondok pesantren, Ujang menuturkan, pembagian juga berikan kepada masyarkat sekitar tempat pemotongan ayam.

"Pembagian kepada masayarkat sekitar lokasi pemotongan, kemarin sebanyak 500 paket, artinya sebanyak 500 orang mendapatkan pembagian, baik itu di RPA Sambongjaya ataupun RPA Cikurubuk," tuturnya.

H Ujang mengajak kepada para agnia dan perusahaan-perusahaan yang masih bertahan dalam menjalankan roda perekomiannya agar bisa berbagi kepada masyarakat yang sedang membutuhkan.

"Kami secara pribadi mengajak kepada para agnia dan kepada perusahaan-perusahaan yang masih bertahan dan eksis. Masih banyak dari mereka yang butuh bantuan dan uluran tangan kita. Yuks! kita ikut bantu meringankan beban yang begitu pahit yang mereka rasakan," pungkasnya.**