Mendikbudristek Ubah Kurikulum Prototipe Jadi Kurikulum Merdeka

Bagi sekolah yang tidak ingin menggunakan Kurikulum 2013, tapi ingin menjalankan perubahan, maka dapat menggunakan Kurikulum Darurat.

Mendikbudristek Ubah Kurikulum Prototipe Jadi Kurikulum Merdeka

SIBERITA.ID | Nadiem menuturkan Kurikulum Merdeka bakal diterapkan pada tahun ajaran baru 2022/2023. Satuan pendidikan mulai dari TK hingga SMA bisa mengimplementasikan Kurikulum Merdeka bertahap berdasarkan kesiapan masing-masing.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim meluncurkan Merdeka Belajar Episode 15: Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar. Kurikulum Merdeka merupakan pengganti Kurikulum Prototipe.

"Kurikulum Merdeka ini sudah kita tes di 2.500 sekolah penggerak, namanya dulu Kurikulum Prototipe," ujar Nadiem dalam Peluncuran Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar, Jumat, 11 Februari 2022.

Nadiem menyatakan saat ini penggunaan Kurikulum Merdeka akan terus digencarkan. Meski begitu, Kurikulum Merdeka masih bersifat opsional.

"Kita akan menyiapkan suatu survei angket untuk membantu satuan pendidikan menilai dirinya, saya sudah siap apa tidak untuk menerapkan (Kurikulum Merdeka)," tutur Nadiem.

Sekolah yang tidak ingin menjalankan Kurikulum Merdeka diberikan dua opsi pilihan. Yakni tetap menggunakan Kurikulum 2013 atau Kurikulum Darurat.

"Jadi, kita mengikuti filsafat kemerdekaan ya merdeka belajar dan kita memberi sekolah tiga opsi sesuai dengan kesiapan masing-masing," papar Nadiem.

Opsi pertama, sekolah yang belum nyaman dan belum percaya diri masih bisa menjalankan Kurikulum 2013. Bagi sekolah yang tidak ingin menggunakan Kurikulum 2013, tapi ingin menjalankan perubahan, maka dapat menggunakan Kurikulum Darurat. Kurikulum ini diyakini lebih sederhana ketimbang Kurikulum 2013.

"Karena tidak ada yang namanya transformasi proses pembelajaran kalau kepala sekolah dan gurunya merasa terpaksa untuk berubah," tegas Nadiem.