Makna Kalimat Jokowi Soal Perpanjangan PPKM Darurat

Makna Kalimat Jokowi Soal Perpanjangan PPKM Darurat

JAKARTA, SIBERITA.ID | Kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat  di Jawa dan Bali oleh pemerintah yang dimulai 3 Juli 2021 hingga saat ini belum resmi di cabut. Pasalnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada siaran pers di kanal YouTube Sekretariat Presiden tidak secara eksplisit menerangkan kebijakan PPKM darurat diperpanjang.

Jokowi juga tidak menyampaikan secara tegas soal PPKM darurat yang akan dicabut, seperti yang kita ketahui besama bahwa PPKM darurat seharunya sudah selesai pada 20 Juli 2021.

Meskipun begitu, Jokowi menjelaskan bahwa PPKM darurat baru akan dibuka secara bertahap mulai tanggal 26 Juli 2021. Hal itu ia ucapkan setelah mengakui pantauan dan memahami dinamika di lapangan dan mendengar suara-suara masyarakat yang terdampak PPKM darurat.

Pada 26 Juli 2021 nanti, PPKM darurat akan mulai dilonggarkan, namun Jokowi menyebut harus ada syarat yang harus dipenuhi.

Itu artinya, PPKM darurat pastinya diperpanjang hingga 25 Juli 2021, tentu hingga saat ini kebijakan tersebut masih berlaku.

Sebenarnya pemberlakuan PPKM darurat ini banyak menimbulkan polemik, terutama dikalangan masyarakat bawah yang langsung terdampak pada sektor ekonomi yang menyangkut keberlangsungan hidup mereka, oknum petugas yang arogan pun menjadi bumbu tambahan penderitaan yang harus mereka hadapi, faktanya yang masyarakat butuhkan sekarang ini adalah keadilan.**