KPAID dan BPBD Kab. Tasik Akan Sosialisasi Pencegahan Bencana ke Ponpes

Guna meminimalisir korban bencana, khususnya pada anak-anak, KPAID Kabupaten Tasikmalaya berkunjung ke kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya.

KPAID dan BPBD Kab. Tasik Akan Sosialisasi Pencegahan Bencana ke Ponpes

SIBERITA.ID | Kabupaten Tasikmalaya merupakan wilayah dengan rawan bencana cukup tinggi, bahkan wilayah Kabupaten Tasikmalaya berada diperingkat 2 nasional.

Bencana yang cukup sering terjadi atau bisa dikatakan bencana tahunan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya adalah longsor dan banjir hingga kebakaran. Dampak kerugian tidak hanya pada materi, tetapi juga pada korban termasuk anak-anak.

Guna meminimalisir korban bencana, khususnya pada anak-anak, KPAID Kabupaten Tasikmalaya berkunjung ke kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya yang beralamat di Jalan Otto Iskandardinata No.19, Empangsari, Kecamatan Tawang, Tasikmalaya pada Selasa 21 September 2021.

Kedatangan KPAID Kab. Tasikmalaya ke BPBD Kab. Tasimalaya guna bersinergi dalam rangka menyosialisasikan pencegahan kebencanaan khususnya kepada pondok pesantren di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua KPAID Kab. Tasikmalaya Ato Rinanto mengatakan, Hal yang menjadi dasar kunjungannya adalah berdasarkan laporan beberapa tokoh masyarakat yang menginginkan adanya kegiatan simulasi pencegahan kebencanaan.

"Beberapa tokoh masyarakat menyampaikan bahwa pentingnya sosialisasi pencegahan kebencanaan khususnya di pondok pesantren yang notabene mayoritasnya adalah anak-anak. Dan faktanya memang sangat minim sosialisasi kebencanaan, baik itu terkait bencana alam ataupun human error," ucapnya.

Selain itu, Ato Rinanto menyoroti terkait infrastruktur di pondok persantren yang memang masih sangat perlu di edukasi untuk keselamatan warga pondok pesantren.

"Infrastruktur juga masih perlu diedukasi, misal tanda jalur evakuasi atau titik kumpul pada saat terjadi bencana, infrastruktur itu akan sangat menunjang keselamatan terutama anak-anak. Hal itulah yang mendorong kami ingin bersinergi dengan BPBD untuk bersama-sama menyosialisasikan pencegahan kebencanaan dengan harapan anak-anak kita dipesantren bisa aman dan nyaman menuntut ilmu di pesantren," pungkas Ato.

Kedatangan KPAID Kab. Tasikmalaya disambut baik Kepala Pelaksana BPBD Kab. Tasik Iwan Ridwan beserta jajarannya. Iwan menyebut sosialisasi kebencanaan memang tugas BPBD dan kedatangan KPAID menjadi inovasi bagi BPPD dalam hal sosialisasi.

"Kita berupaya sosialisasi-sosialisasi apa yang bisa dilakukan, ternyata dengan adanya Pak Ato dari KPAID ini bisa jadi inovasi, dimana kita akan berfokus sosalisasi di pondok pesantren bersama KPAID," ucapnya.

Sebagian Tim BPBD Kab. Tasikmalaya, lanjut Iwan, tengah melaksanakan sosialisasi, kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah tasik selatan, di daerah yang sering terjadi tsunami.

"Sebenarnya hari inipun kita sedang melaksanakan sosialiasi di wilayah laut selatan, disanapun targetnya adalah anak-anak, disamping itu, nanti kita bersama KPAID akan melaksanakan program terpadu yaitu sosialisasi di ponpes-ponpes di wilayah Kabupaten Tasikmalaya," Pungkas Iwan.*