Disparpora Kab. Tasik Gelar Pelatihan Peningkatan Inovasi Sajian Kuliner

Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari yang dimulai pada hari Selasa 28 September 2021 hingga Kamis 30 September 2021.

Disparpora Kab. Tasik Gelar Pelatihan Peningkatan Inovasi Sajian Kuliner

KAB. TASIK, SIBERITA.ID | Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan kegiatan pelatihan peningkatan Inovasi dan Higienitas Sajian Kuliner yang digelar di Hotel Grand Metro Tasikmalaya.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari yang dimulai pada hari Selasa 28 September 2021 hingga Kamis 30 September 2021.

Pelatihan ini juga merupakan bagian dari kegiatan peningkatan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kretif Dispapora Kabupaten Tasikmalaya dan dihadiri sekitar 40 orang para pelaku usaha kuliner sebagai peserta dari berbagai daerah wisata di Kabupaten Tasikmalaya.

Plt. Kepala Dispora Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Nana Heryana, MM. mengatakan, pihaknya menggelar pelatihan ini sebagai salah satu solusi meningkatkan geliat pariwisata di masa pandemi covid-19 khusunya di sektor kuliner.

"Dampak pandemi covid-19 ke pariwisata sangat besar, pelatihan ini dalam rangka menumbuhkembangkan kembali pariwisata khususnya dibidang kuliner yang perlunya terobosan baru. Terobosan itu berupa higienitas dan penyajian kulinernya yang bisa menarik minat para pengunjung," ucapnya.

Pengembangan pariwisata, lanjut H. Nana, diperlukan suatu sinergitas antara para pelaku usaha dan pengelola tempat wisata agar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

"Para pelaku usaha kuliner, cindera mata dan pihak pengelola harus memiliki sinergitas yang tinggi agar tempat pariwisata bisa berkembang dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat, khusus pengelola kuliner mereka harus lebih mendalami bidang kulinernya, sehingga diharapkan kuliner di tempat wisata memilki ciri khas," ungkap H. Nana.

Menyoal pontensi kuliner di Kabupaten Tasikmalaya, H. Nana menjawab, bahwa warga Tasikmalaya sangat suka jajan atau wisata kuliner. Ia menyebut, bahkan tidak sedikit warga Tasikmalaya yang rela pergi ke luar kota hanya untuk makanan.

"Ini merupakan peluang bagi para pegiat kuliner apalagi khususnya di objek wisata, harus mampu mengembangkan, sehingga kuliner di setiap objek wisata itu memiliki ciri khas nya masing-masing, yang nantinya disenangi atau jadi favorit wisatawan lokal maupun luar daerah," pungkasnya

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Tasikmalaya, Dadan Hamdani, S,KM., M.Si mengatakan, dengan diberikannya materi mengenai higienitas dan sanitasi ini diharapkan bisa membuat para pengelola kuliner lebih memahami betapa pentingnya untuk menjaga kualitas makanan di masa pandemi covid-19.

"Kami Dinas Kesehatan berharap bahwa nanti di tempat objek wisata tidak terjadi penularan covid-19. Kegiatan ini sebagai upaya kami dan Dinas Pariwisata untuk mengembangkan kembali perekonomian di masyarakat, juga yang paling penting sajian kuliner di tempat wisata bisa memenuhi syarat kesehatan," tandas Dadan.